Selasa, 27 Maret 2012

Sejarah Islam di Australia

Sejarah islam di Australia berawal sejak tahun 1860 saat kedatangan orang muslim pertama tercatat. Adalah seorang pemelihara unta, Dost Mohammad, yang menemani iring-iringan unta yang hendak mencari daerah penjelajahan baru. Kemudian pada akhirnya dikenal sebagai “Ghan”, singkatan dari Afghan.
Orang-orang banyak akal ini memberi sumbangsih yang besar pada pembukaan daerah pedalaman di Australia. Mereka dipekerjakan pada pembangunan jalur telegrap pertama yang melalui darat yang melintasi benua dari Adelaide ke Darwin, dan hampir sekitar 50 tahun terakhir mereka telah membantu membangun jalan kereta api trans Australia.
Sejak tahun 1860, Islam telah menyebar mencakup jumlah yang berarti – pendatang dari berbagai negara. Masjid telah dibangun di semua ibukota negara Australia, dan sejumlah kota provinsi. Masjid dan pusat-pusat jama’ah, muslim dari berbagai latar belakang bangsa dan budaya dipersatukan bersama dalam ibadah.
Masyarakat Islam Turky di Victoria telah membangun sebuah masjid di pinggiran kota Melbourne di East Coburg dan masyarakat Albania membuat masjid mereka sendiri dekat pinggiran kota Carlton. Masjid-masjid lain terdapat di Noble Park, Footscray, Dandenong, Deer Park, Doncaster, dan Maidstone.
Brisbane, ibukota negara bagian Quessland telah mempunyai masjid sejak 1907. Pada tahun 1960-an diputuskan untuk mengganti dengan desain bangunan yang baru oleh seorang Pakistan yang sedang belajar arsitektur di Universitas Queesland. Dua masjid lainnya dibangun pada bekas gereja di pinggiran kota serta ada dua lagi di Gold Coast dan di selatan Brisbane.
Sebuah masjid di Adelaide, ibukota negara bagian Australia Selatan, dibangun pada tahun 1899 dan masih dipergunakan sampai sekarang.
Terdapat 3 kelompok utama Islam di negara ini: Masyarakat Islam Australia Selatan, Masyarakat Islam Masjid Adelaide, Australia Selatan dan Masyarakat Islam Whyalla. Masyarakat Islam masjid Adelaide Australia Selatan adalah berdasar pada masjid asli di Adelaide.

(Dikutip dari: Pelayanan Informasi Luar Negeri Australia, Fact Sheet on Australia, 1989: 1 – 2).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar